Jumat, 10 Juli 2009

KODE WARNA RESISTOR

KODE WARNA RESISTOR

PENGANTAR

Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menghambat arus listrik dan menghasilkan nilai resistansi tertentu. Kemampuan resistor dalam menghambat arus listrik sangat beragam disesuaikan dengan nilai resistansi resistor tersebut.

Resistor memiliki beragam jenis dan bentuk. Diantaranya resistor yang berbentuk silinder, smd (Surface Mount Devices), dan wirewound. Jenis jenis resistor antara lain komposisi karbon, metal film, wirewound, smd, dan resistor dengan teknologi film tebal.


Resistor yang paling banyak beredar di pasaran umum adalah resistor dengan bahan komposisi karbon, dan metal film. Resistor ini biasanya berbentuk silinder dengan pita pita warna yang melingkar di badan resistor. Pita pita warna ini dikenal sebagai kode resistor. Dengan mengetahui kode resistor kita dapat mengetahui nilai resistansi resistor, toleransi, koefisien temperatur dan reliabilitas resistor tersebut. Tutorial ini akan menjelaskan kode kode resistor yang banyak beredar di pasaran.

RESISTOR DENGAN KODE WARNA

Resistor yang menggunakan kode warna ada 3 macam, yaitu:

1. Resistor dengan 4 pita warna dengan 1 pita warna untuk toleransi.

2. Resistor dengan 5 pita warna dengan 1 pita warna untuk toleransi

3. Resistor dengan 5 pita warna dengan 1 pita warna untuk toleransi dan 1 pita warna untuk reliabilitas

Sedangkan ukuran resistor bermacam macam sesuai dengan ukuran daya resistor itu. Dipasaran terdapat beberapa ukuran daya seperti ditunjukkan pada Gambar 1, Gambar 2 untuk komposisi karbon dan Gambar 3, Gambar 4 untuk metal film.

resistor1.JPG

Gambar 1. Resistor komposisi karbon dengan ukuran daya 1/8, 1/4 dan 1/2 watt

resistor2.JPG

Rough size

Rating power
(W)

Thickness
(mm)

Length
(mm)

1/8

2

3

1/4

2

6

1/2

3

9

Gambar 2. Ukuran resistor komposisi karbon dalam milimeter.

resistor3.JPG

Gambar 3. Resistor metal film dengan ukuran daya (dari atas ke bawah) 1/8W (toleransi±1%), 1/4W (toleransi±1%), 1W (toleransi±5%), 2W (toleransi±5%)

resistor2.JPG

Rough size

Rating power
(W)

Thickness
(mm)

Length
(mm)

1/8

2

3

1/4

2

6

1

3.5

12

2

5

15

Gambar 4. Ukuran resistor metal film dalam milimeter.

KODE WARNA RESISTOR

Kode warna resistor dapat disederhanakan seperti pada Gambar 5.

resistor4.JPG

Gambar 5. Tabel sederhana kode warna resistor.

Cara menggunakan tabel pada Gambar 5 adalah sebagai berikut:

  1. Kolom colour menunjukkan warna pita pita pada resistor. Supaya mudah dihafal maka dapat diringkas menjadi hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u-a-p-em-per-no, yaitu kempanjangan dari hitam-coklat-merah-jingga(oranye)-kuning-hijau-biru-ungu-abu abu-putih-emas-perak-no warna.
  2. Kolom band a, band b, band c, adalah pita resistor yang menunjukkan angka resistansi.
  3. Kolom band d adalah pita resistor yang menunjukkan nilai resistansi namun dikalikan dengan nilai pada band a, band b, band c.
  4. Kolom band d adalah pita resistor yang menunjukkan nilai toleransi.
  5. Kolom band e adalah pita resistor yang menunjukkan nilai reliabilitas.
  6. Untuk membedakan resistor dengan 5 pita dengan pita terakhir adalah toleransi dan 5 pita dengan pita terakhir adalah reliabilitas adalah dengan melihat jarak pita terakhir. Jika jaraknya lebar maka pita kelima adalah reliabilitas dan jika jaraknya sama dengan pita pita yang lain maka pita kelima adalah toleransi.
  7. Pita pertama suatu resistor adalah yang paling dekat dengan ujung resistor

Contoh:

  1. resistor5.JPGBerapa nilai resistansi resitor disamping?

Jawab

Resistor ini memliki 5 pita warna dengan satu pita terakhir memiliki jarak terpisah.

Pita pertama kuning: (hi-co-me-ji-ku) => 4

Pita kedua abu abu: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u-a) => 8

Pita ketiga ungu: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u) => 7

Pita keempat merah: (hi-co-me) => x 100

Pita kelima emas: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u-a-p-em) => toleransi + 5 %

(*) jadi nilai resistansinnya sebesar 48700 ohm atau 48K7 dengan toleransi + 5 %

  1. resistor6.JPG Berapa nilai resistansi resitor disamping?

Jawab

Resistor ini memliki 5 pita warna dengan satu pita terakhir memiliki jarak terpisah.

Pita pertama coklat: (hi-co) => 1

Pita kedua putih: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u-a-p) => 9

Pita ketiga kuning: (hi-co-me-ji-ku) => 4

Pita keempat coklat: (hi-co) => x 10

Pita kelima coklat: (hi-co) => toleransi + 1 %

(*) jadi nilai resistansinnya sebesar 1940 ohm atau 19K4 dengan toleransi + 1 %

  1. resistor7.JPG Berapa nilai resistansi resitor disamping?

Jawab

Resistor ini memliki 4 pita warna dengan satu pita terakhir tidak berwarna

Pita pertama ungu: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u) => 7

Pita kedua hijau: (hi-co-me-ji-ku-hi) => 5

Pita ketiga hitam: (hi) => x 10

Pita keempat tidak berwarna: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u-a-p-em-per-no) => toleransi + 20%

(*) jadi nilai resistansinnya sebesar 750 ohm atau 750R dengan toleransi + 20 %

  1. resistor8.JPG Berapa nilai resistansi resitor disamping?

Jawab

Resistor ini memliki 5 pita warna dengan satu pita terakhir memiliki jarak yang sama dengan pita lainnya

Pita pertama ungu: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u) => 7

Pita kedua hijau: (hi-co-me-ji-ku-hi) => 5

Pita ketiga hitam: (hi) => x 1

Pita keempat jingga (oranye): (hi-co-me-ji) => toleransi + 3%

Pita kelima jingga (oranye): (hi-co-me-ji) => reliabilitas + 0,01%

(*) jadi nilai resistansinnya sebesar 75 ohm atau 75 R dengan toleransi + 3% dan reliabilitas + 0,01%

NILAI NILAI STANDARD RESISTOR

Tidak semua nilai resistansi tersedia di pasaran yang menjual resistor. Gambar 6 dan Gambar 7 adalah tabel nilai resistansi resistor standard yang beredar dipasaran.

1R0

10R

100R

1K0

10K

100K

1M0

10M

1R2

12R

120R

1K2

12K

120K

1M2

n/a

1R5

15R

150R

1K5

15K

150K

1M5

n/a

1R8

18R

180R

1K8

18K

180K

1M8

n/a

2R2

22R

220R

2K2

22K

220K

2M2

n/a

2R7

27R

270R

2K7

27K

270K

2M7

n/a

3R3

33R

330R

3K3

33K

330K

3M3

n/a

3R9

39R

390R

3K9

39K

390K

3M9

n/a

4R7

47R

470R

4K7

47K

470K

4M7

n/a

5R6

56R

560R

5K6

56K

56OK

5M6

n/a

6R8

68R

680R

6K8

68K

680K

6M8

n/a

8R2

82R

820R

8K2

82K

82OK

8M2

n/a

Gambar 6. Nilai standard resistor pada jangkauan E12

1R0

10R

100R

1K0

10K

100K

1M0

1R1

11R

110R

1K1

11K

110K

n/a

1R2

12R

120R

1K2

12K

120K

n/a

1R3

13R

130R

1K3

13K

130K

n/a

1R5

15R

150R

1K5

15K

150K

n/a

1R6

16R

160R

1K6

16K

160K

n/a

1R8

18R

180R

1K8

18K

180K

n/a

2R0

20R

200R

2K0

20K

200K

n/a

2R2

22R

220R

2K2

22K

220K

n/a

2R4

24R

240R

2K4

24K

240K

n/a

2R7

27R

270R

2K7

27K

270K

n/a

3R0

30R

300R

3K0

30K

300K

n/a

3R3

33R

330R

3K3

33K

330K

n/a

3R6

36R

360R

3K6

36K

360K

n/a

3R9

39R

390R

3K9

39K

390K

n/a

4R3

43R

430R

4K3

43K

430K

n/a

4R7

47R

470R

4K7

47K

470K

n/a

5R1

51R

510R

5K1

51K

510K

n/a

5R6

56R

560R

5K6

56K

56OK

n/a

6R2

62R

620R

6K2

62K

620K

n/a

6R8

68R

680R

6K8

68K

680K

n/a

7R5

75R

750R

7K5

75K

750K

n/a

8R2

82R

820R

8K2

82K

82OK

n/a

9R1

91R

910R

9K1

91K

910K

n/a

Gambar 7. Nilai standard resistor pada jangkauan E24


Tidak ada komentar:

Posting Komentar